For Fanfic Area

Because I’m Women (1/2)

Tittle : Because I Women

Author : Vhii Kikey Lockstar Shawol

Cast :

* Park Sun Hye (Me)
* Kim Jonghyun (SHINee)

Cameo :

* Shin Se Kyung
* Kim KeyBum

Genre : Angst,Romance

Rating : PG+15

Length : 2 Shoot

Backsound : Because I’m Women (IU)

DON’T READ IF YOU DON’T LIKE THIS STORY!

(Sun Hye Pov)

“Ya Yeoja babo! Kenapa tidak ada makanan huh?!” bentak Jonghyun seraya mejambak rambut ku dengan keras.

“Pintunya kau kunci jadi aku tidak bisa pergi ke supermarket.” Ujarku membela diri seraya masih tetap merasakan sakit yang kurasakan di kepalaku.

“Bodoh! Bukankah di dalam kulkas masih ada persedian makanan!!” bentak Jonghyun yang membuatku kaget, karena dia berbicara tepat di dekat telingaku dan dengan volume yang keras pula.

“Persediaan makanannya habis.” Ujarku membela diri

“Tch!! Dasar wanita tidak berguna!” ujar Jonghyun seraya menjedotkan kepalaku ke dinding

Sakit, itulah yang kurasakan benturan yang terjadi antara kepalaku dan dinding membuat kepalaku terasa pening dan membuat sedikit darah mengalir keluar dari dahiku. Ingin rasanya aku berteriak agar siapapun bisa menolongku, tapi jika aku berteriak mungkin sebelum orang berhasil menyelamatku Jonghyun sudah membunuhku terlebih dahulu. Jadi sekarang yang bisa ku lakukan hanyalah diam sambil menahan sakit di kepalaku.

Ku lihat Jonghyun hendak pergi meninggalkan rumah lagi, dengan terpaksa aku berusaha untuk berdiri dan setelah aku berhasil berdiri aku mengejar Jonghyun. Setelah berhasil menyamai langkahnya aku berhenti di depannya sambil merentangkan tanganku bermaksud untuk menghalangi langkahnya.

Jonghyun menatapku nanar sedang aku menatapnya dengan tatapan sedih

“Awas.” Perintahnya sambil membuang muka

“Kau mau kemana? Ku mohon jangan pergi.” Pintaku memelas pada Jonghyun

Tapi Jonghyun tak menghiraukanku, dia malah mendorongku menyingkir dari hadapannya dan membuatku jatuh tersungkur di dekat sofa.

Aku berusaha berdiri lagi, tapi saat aku berdiri pintu sudah tertutup dan terdengar suara orang yang sedang mengunci pintu.

Aku berlari mendekati pintu dan berteriak agar Jonghyun dapat mendengarku

“Jonghyun buka pintunya ku mohon~ Ku mohon jangan kunci aku!! Please, aku seperti di penjara Jonghyun~sshi.” Teriakku dengan terisak, tapi Jonghyun sepertinya tak ingin mendengarkan sedikitpun permintaanku.

Jujur batinku tersisksa sejak aku menikah dengannya (Kim Jonghyun), ku kira dia bisa mencintaiku ternyata tidak.

Harusnya waktu itu aku tidak menerima perjodohan dengannya

Harusnya waktu pertama bertemu aku tidak terpesona dengannya

Tapi sepertinya penyesalanku sudah tak ada gunanya lagi, aku sudah menikah dengannya dan harus menjalani hidup seperti yang dia inginkan.

Di saat sedih biasanya aku menceritakan semuanya pada Oemma, tapi sekarang tak ada yang bisa ku jadikan tempat mencurahkan isi hati.

Handphoneku di buang oleh Jonghyun, telpon dan semua perangkat untuk berkomunikasi di taruhnya di kamarnya gar aku tidak bisa menggunakannya untuk mengadu pada orang-orang luar.

Aku berjalan dengan lesu ke kamar mandi, ku tatap bayangan wajahku di cermin.

Banyak darah yang sudah mengering di dahiku, aku tersenyum kecut melihat wajahku yang sekarang . Dulu wajahku begitu mulus tapi kini penuh dengan bekas luka dan lebam-lebam di sekujur permukaan kulit wajahku. Dulu wajahku bersih tapi sekarang kotor seperti orang yang tidak pernah mandi.

Aku mencuci mukaku dan membersihkan darah-darah kering di sekitar wajahku.

Setelah wajahku bersih aku melapnya dan kembali ke ruang keluarga, dan kembali tidur di sofa untuk menghilangkan pening di kepalaku.

(End Sun Hye Pov)

(Jonghyun Pov)

“Jonghyun buka pintunya ku mohon~ Ku mohon jangan kunci aku!! Please, aku seperti di penjara Jonghyun~sshi.” Teriak Sun Hye terisak, tapi aku mencoba untuk tidak menghiraukannya.

Aku langsung masuk ke mobil dan segera menancap gas untuk meninggalkan pekarangan rumahku dan istriku Sun Hye.

Aku sebenarnya tak ingin terus menyakitinya, tapi aku masih belum bisa menerima dia sebagai istriku. Pernah ku coba tuk menerimanya tapi tidak bisa, aku tidak tahu kenapa tapi jika aku di dekatnya rasanya aku ingin selalu membencinya.

Di dalam mobil yang kupikirkan hanyalah Sun Hye, mengingat kepalanya yang ku benturkan ke dinding hingga mengeluarkan darah, matanya yang sembab karena terlalu banyak menangis, dan wajahnya yang penuh lebam.

Tapi apa peduliku juga, toh aku tidak mau mengurusnya.

Aku menghentikan mobilku di pekaragan rumah Se Kyung, ku ketuk pintu rumahnya dan selang beberapa saat dia sudah membukakan pintu rumahnya untukku.

“Hey~ oppa sudah datang?” tanyanya dengan sumringah

“seperti yang kau lihat.” Jawabku sambil merentangkan tangan agar dia bisa memelukku.

Seperti yang kuduga Se Kyung langsung memelukku dan menyuruhku masuk.

(Di dalam rumah Se Kyung)

“Oppa~..” panggil Se Kyun tiba-tiba saat aku sedang asyik menonton tv

“apa?” tanyaku lalu menoleh padanya

“kapan kau menceraikan wanita itu?” tanya Se Kyung tiba-tiba

Mendengar pertanyaannya aku langsung terkejut setengah mati.

“Maksudmu?” tanyaku bingung

“kapan kau menceraikan Sun Hye? Istrimu yang tolol itu.” Jelasnya

Aku diam sejenak, menocoba mencerna pertanyaannya barusan.

“Molla~.” Kataku sembari kembali melihat ke layar televisi

“Oppa…” rengeknya

“Se Kyung~ah… Ku mohon jangan menyakan itu untuk saat ini!” gertakku

Tiba-tiba Se Kyung menekuk mukanya dan langsung membang muka.

“Tch dasar manca.” Batinku

“Se Kyung~ah tolong mengerti aku.” Kataku sembari membelai rambutnya

“…” tak ada jawaban

“Se Kyung~ah jangan kekanank-kanakan.” Pintaku padanya

“Oppa menyukainya ? oppa menyayanginya ? hingga tak mau menceraikannya?” tanya Se Kyung bertubi-tubi

“Ya~ Se Kyung~ah! Jika aku mencintainya mana mungkin aku bersamamu sekarang!!” pekik ku

“Oh yeah? Aku rasa tidak ku rasa kau mencintainya sekarang!.”

“Kau…!! Ya aku memang mencintainya kenapa?” tanyaku membentak

Bisa ku lihat Se Kyung terkejut melihatku seperti itu kepadanya, aku kemudian beranjak dari sofa dan hendak pergi meninggalkannya.

Tapi tiba-tiba kurasakan dua buah tangan memlukku dari belakang

“Mianhae, ku mohon jangan pergi.” Pinta Se Kyung padaku

Aku berbalik dan membalas pelukannya

“Lain kali jangan berpikir seperti itu.” Ujarku seraya memeluknya

(End Jonghyun Pov)

(Sun Hye Pov)

Tok tok tok

Ku dengar suara orang mengetuk pintu rumahku, aku membuka perlahan kedua kelopak mataku dan beranjak dari sofa tempatku tidur.

“Siapa?” tanyaku dari dalam rumah

“Ini Aku Key.” Ujar Key sumringah

“Key, tolong aku bukakan pintu rumahku. Ku mohon.” Pintaku pada Key

“Memang Jonghyun kemana?” tanyanya dengan nada bingung

“Please Key, dobrak pintunya sekarang. Nanti akan ku jelaskan.” Jelasku

“Baiklah, kau menjauh dari pintu sekarang.” Pintanya

“baik.” Kataku seraya berlari kecil menjauh dari pintu

“Hana.. tul…set…” teriak Key dari luar

Dan brakkkkk

Pintu rumahku akhirnya terbuka. Aku menghambur kepelukan Key dan menangis di dalam pelukannya.

“Gwenchanayo?” tanyanya khawatir

“Nan gwenchanayo~.” Jawabku

‘Ayo kita pergi dari sini Key.” Pintaku lirih

Melihat kondisi ku Key langsung mengangguk dan mengajakku pergi dari rumah ini.

*

“So jadi selama ini Jonghyun selalu menyiksamu?” tanya Key gerama

“Iya… begitulah, tiada hari tanpa siksaan,cacian,makian.” Ujarku lagi

“Terlalu sekali Jonghyun.” Ujar Key

“Lebih baik sekarang ku antar kau ke rumah appa dan oemmamu.” Jelas Key

“Iya.” Jawabku

*

“Oemma…appa…” seruku seraya menghambur kepelukan oemma

“Kenapa kau kesini?” tanya appa

“Aku tak tahan bersama Jonghyun appa~.” Ujarku terisak

“Memang ada apa dengan Jonghyun?” tanya Oemma

“Fia dia telah menyakitiku dan menyiksa batinku.” Jelasku

“Aigo, ada apa dengan wajahmu?” tanya Oemma panik

“Ini… ini bekas pukulan tangan Jonghyun, setiap hari dia selalu memukulku.” Jelasku

“Kau harus segera menceraikannya, kau tunggu di sini appa akan segera menelpon appa Jonghyun.” Ujar appa seraya naik ke lantai dua

“Oemma akan menyuruh pengacaran Kang untuk mengurus surat perceraianmu. Dan besok kau bisa menyuruh Jonghyun untuk menandatangani surat cerai itu.” Jelas Oemma

Aku hanya mengangguk mengerti dan memeluk oemmaku erat.

(End Sun Hye Pov)

(Jonghyun Pov)

Semenjak Sun Hye berhasil kabur dari rumah ini, aku merasa kehilangan sekali aku menyesal telah menyia-nyiakan dan menyiksanya.

Aku merasa sangat bersalah padanya, appa dan oemma habis-habisan memarahiku akibat semua ini.

*

Tok…tok…tok…

Aku segera menjauhkan wajahku dari wajah Se Kyung

“Siapa sih?” gerutu Sekyung

“Molla~” kataku seraya beranjak dan berjaln ke dekat pintu

Dan saat aku membuka pintu,m kutemukan sosok Sun Hye di sana, ingin rasanya aku memeluknya tapi masih ada Se Kyung di situ jadi ku tahan rasa inginku itu.

“Mau apa kau kesini?” tanya Sekyung sinis pada Sun Hye

“Tch… aku tidak akan merebutnya darimu… aku hanya ingin berbicara penting padanya, jadi bisakah kau tinggalkan aku dan Jonghyun sebentar?” tanya Sun Hye

“Shiro~” tolak Se Kyung

“Lebih baik kau ke atas sekarang.” Perintahku

Se Kyung memanyunkan mulutnya dan langsung naik ke lantai atas

“Apa yang ingin kau bicarakan?” tanyaku pura-pura tak peduli

“Ini.” Kata Sun Hye seraya melempar sebuah amplop besar berwarna coklat

“Apa itu?” tanyaku heran

“Itu berisi surat-surat perceraian kita, tanda tangani dan jika sudah kau tanda tangani berikan padaku.” Jelas Sun Hye

“Kau tidak bercandakan?” tanyaku

“Tidak, lagi pula bukankah itu yang kau inginka?.” Ujar Sun Hye

“Tapi…”

“Aku permisi dulu, tolong hubungi orang tuaku jika kau sudah selesai membubuhi kertas itu dengan tanda tanganmu. Potong Sun Hye

“Tapi kenapa kau ingin bercerai denganku?” tanyaku tak percaya

“Ittukan yang kau mau. Lagi pula untuk apa aku hidup bersamamu jika hanya aku yang mencintaimu tanpa kau juga yang mencintaiku. Aku ini juga seorang wanita aku perlu kau cintai, aku seorang wanita luka yang kau berikan padaku selama ini telah membuatku sakit. Jadi alasannya Because I’m Women, I do not want to hurt again.” Ujar Sun Hye seraya kemudian berlalu kembali ke mobilnya

Aku terduduk di depan pintu dan hanya bisa merutuki kebodohanku selama ini.

Aku telah menyia-nyiakan wanita yang mencintai ku dan juga menyakiti perasaannya.

TBC…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s